Line Info :
30-10-2014 04:41:48 | Program Dinkes : Dinkes Kab. Tegal Peringati Hari CTPS Sedunia __ 17-09-2014 07:59:24 | Kesehatan : Sosialisasi Pembentukan Konselor Sebaya tingkat wilayah Puskesmas Pangkah __ 15-09-2014 01:07:00 | Program Dinkes : Pelatihan Kader PHBS Desa Lebeteng Kecamatan Tarub __ 11-09-2014 06:24:33 | Program Dinkes : Kunjungan Ibu Hamil Resti di Desa Sigedong Kec.Bumijawa __ 11-09-2014 04:54:25 | Program Dinkes : Pelatihan Kader MTBS-M di Puskesmas Bumijawa __ 08-09-2014 04:20:53 | Program Dinkes : PERTEMUAN PENGEMBANGAN SURVEYLANS KESEHATAN ANAK __ 19-08-2014 04:05:11 | Program Dinkes : PELATIHAN KADER PHBS RUMAH TANGGA DESA BUNIWAH KECAMATAN BOJONG __ 18-07-2014 04:20:36 | Program Dinkes : Penandatanganan Penetapan Bendahara Kapitasi JKN Puskesmas __ 18-07-2014 03:58:08 | Program Dinkes : Penandatanganan Penetapan Bendahara Kapitasi JKN Puskesmas __ 18-07-2014 00:57:04 | Program Dinkes : Tim SKPT (Sistem Keamanan Pangan Terpadu) Kabupaten Tegal Temukan 27 Sampel Makanan Mengandung Formalin __ 19-06-2014 04:43:22 | Umum : Penglepasan Kontingen Perkemahan Bakti Satuan Karya Bakti Husada (Pertihusada) V Kwartir Daerah Jawa Tengah tahun 2014 __ 18-06-2014 03:25:51 | Program Dinkes : Lomba Dokter Kecil SD/MI & Kader Kesehatan Remaja SMP/Sederajat & SMA/Sederajat Tingkat Kabupaten Tegal __ 16-06-2014 01:43:30 | Program Dinkes : Dinkes Kab. Tegal Belajar STBM ke Wonogiri __ 06-06-2014 03:56:13 | Program Dinkes : Dinkes Kab. Tegal mengikuti Slawi Expo 2014 __ 04-06-2014 08:24:49 | Kampaye ABAT : PENYULUHAN ABAT HIV AIDS __ 24-05-2014 03:33:32 | Kesehatan : ASFIKSIA DAB BBLR, PENYEBAB TERBESAR KEMATIAN BAYI __ 07-04-2014 01:56:25 | Program Dinkes : RAKERKESDA KAB. TEGAL TAHUN 2014 __ 21-02-2014 03:24:21 | Program Dinkes : Pertemuan Koordinasi Teknis Program Perbaikan Gizi Masyarakat Tk.Kab.Tegal __ 24-01-2014 03:10:53 | Umum : Penggunaan Kartu Askes dan Jamkesmas __ 24-01-2014 03:06:47 | Umum : Penggunaan Kartu Askes dan Jamkesmas __

PHBS

08-01-2013 | Kesehatan | Seksi Promkes bid. PKPL

Salah satu strategi utama untuk mencapai tujuan Pembangunan Kesehatan di Indonesia adalah menggerakkan dan memberdayakan masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). PHBS adalah Sekumpulan perilaku yang dipraktikkan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran yang menjadikan seseorang atau keluarga dapat menolong dirinya sendiri dibidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakatnya.

Indikator PHBS tatanan rumah tangga adalah suatu alat ukur atau merupakan suatu petunjuk yang membatasi fokus perhatian untuk menilai keadaan atau permasalahan kesehatan di rumah tangga. Indikator PHBS tatanan rumah tangga diarahkan pada aspek program prioritas yaitu KIA, Gizi, kesehatan lingkungan, Gaya Hidup dan Upaya Kesehatan Masyarakat. Indikator PHBS tatanan rumah tangga yang digunakan di Jawa Tengah terdapat 16 variabel, yang terdiri dari 10 indikator nasional dan 6 indikator lokal Jawa Tengah. Keenam belas indikator PHBS tersebut, meliputi: 1) Persalinan oleh Tenaga Kesehatan, 2) ASI ekslusif, 3) Gizi seimbang, 4) Menggunakan air bersih, 5) Menggunakan jamban sehat,  6) Kepadatan hunian rumah, 7) Lantai kedap air, 8) Aktifitas fisik/olah raga, 9) Bebas asap rokok, 10) Kepesertaan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan, 11) Menimbang balita, 12) Membuang sampah, 13) Mencuci tangan pakai sabun, 14) Menggosok gigi,15) Tidak menyalahgunakan Miras/Narkoba, dan 16) Melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengetahui pencapaian rumah tangga sehat di Kabupaten Tegal, telah dilakukan survey cepat PHBS pada tatanan rumah tangga. Jumlah sampel survey pada tahun 2012 sebanyak 8.610 rumah tangga, dimana dari 287 desa atau kelurahan masing-masing diambil 30 sampel secara acak.  

Hasil survey menunjukkan bahwa dari 16 indikator PHBS tersebut, ternyata didapat lima urutan terbesar masalah yang masih dihadapi masyarakat Kabupaten Tegal, yaitu       1) Indikator  Tidak merokok masih sangat rendah yaitu  33.5% rumah tangga yang bebas dari asap rokok, 2) Masih rendahnya masyarakat yang menjadi anggota Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) yaitu 51%, 3)Masih rendahnya masyarakat yang menerapkan ASI ekslusif (57,8%),   4) Rumah Tangga yang semua ruangan rumah berlantai  kedap air (bukan tanah) dan dalam kedaan bersih sebesar 79%, 5) Rumah tangga yang melakukan aktifitas fisik atau olahraga terukur minimal 30 menit/hari dan dilakukan 3-5 kali seminggu masih rendah yaitu 80,5% rumah tangga.

Jika dilihat secara umum maka pencapaian rumah tangga sehat di Kabupaten Tegal sudah cukup baik yaitu telah mencapai 85,38%, angka ini berarti telah melebihi target Nasional dan Jawa Tengah tahun 2014 sebesar 70%. Namun demikian kita tidak bisa begitu saja berbangga hati atas hasil survey cepat tersebut, karena dengan data tersebut kita belum bisa mengetahui kondisi sebenarnya rumah tangga sehat yang dapat mewakili Kabupaten Tegal. Perlunya pengkajian atau pendataan secara menyeluruh pada setiap rumah tangga yang ada, agar diperoleh data yang valid dan akurat namun hal ini tentu saja membutuhkan biaya yang cukup besar. Untuk itu partisipasi dan dukungan oleh segenap stakeholder, lintas program dan lintas sektoral serta komitmen dari para penentu kebijakan akan sangat menunjang kemajuan dan keberhasilan PHBS di masa yang akan datang. Selain itu untuk mendorong masyarakat melakukan PHBS memang tidak semudah membalik telapak tangan. Perlu usaha keras dari berbagai pihak agar PHBS menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Semoga niat baik ini akan kita lakukan bersama-sama demi terwujudnya Kabupaten Tegal sehat yang berawal dari rumah tangga sehat.

 
Artikel terkait

Agenda Dinkes

Desember, 2014

S S R K J S M
24 25 26 27 28 29 30
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31 1 2 3 4
Agenda :

Member Dinkes

Bank Data

Pengunjung

User Online
Total